Redelong — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Provinsi Aceh dalam status Siaga terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Rabu 16 September 2026.
Berdasarkan informasi BMKG, selain Aceh, Provinsi Sumatra Utara juga berada dalam status Siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena hujan dengan intensitas tinggi dapat disertai petir dan angin kencang serta berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
BMKG mengingatkan potensi dampak cuaca ekstrem, terutama banjir, banjir bandang, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, layanan publik hingga infrastruktur.
Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi cuaca tersebut perlu diantisipasi karena dapat menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Untuk wilayah yang berada dalam level Waspada, masyarakat perlu mengantisipasi potensi genangan, luapan air sungai dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas.
Sementara pada level Siaga, masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak perlu meningkatkan kesiapsiagaan karena cuaca ekstrem dapat memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap masyarakat dan infrastruktur.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, banjir, luapan sungai dan longsor.
Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah rawan bencana diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dan segera mengambil langkah keselamatan apabila kondisi lingkungan mulai membahayakan.
Masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai, lereng yang rawan longsor serta lokasi lain yang berpotensi terdampak ketika hujan deras berlangsung.
Pemkab Bener Meriah mengajak masyarakat tetap waspada, menjaga keselamatan diri dan keluarga serta mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah daerah, BPBD dan BMKG.
BMKG juga mengimbau masyarakat terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, termasuk laman BMKG dan aplikasi InfoBMKG. []
Sumber :























