Aceh Tamiang – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengakui fasilitas hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang masih banyak kekurangan. Pemerintah Aceh akan berupaya melengkapi kebutuhan dasar penghuni secara bertahap.
“Kita tahu bahwa ini memang serba kekurangan. Insya Allah, dari hari ke hari kita akan upayakan penyempurnaan semuanya, seperti air bersih, WC, dan listrik di tempat yang kita cintai ini,” kata Mualem saat meninjau huntara di Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Selasa 13 Oktober 2026.
Mualem berharap masyarakat dapat merasa nyaman menempati hunian yang disediakan pemerintah sembari menunggu pemenuhan berbagai fasilitas yang masih dibutuhkan.
Ia mengatakan Pemerintah Aceh akan terus mengupayakan agar warga yang belum mendapatkan hunian layak juga dapat segera memperoleh tempat tinggal.
Mualem berharap berbagai kekurangan fasilitas di lokasi huntara dapat segera dibenahi sehingga masyarakat terdampak bencana bisa tinggal dengan lebih nyaman selama masa pemulihan berlangsung.
Pada sektor pertanian, Mualem menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa satu unit traktor crawler kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Buket Mata Ie, Kabupaten Aceh Tamiang.
Selain itu, petani juga menerima bantuan dua ton pupuk Nitrea dari PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian, meningkatkan produktivitas lahan, serta membantu petani memulihkan usaha mereka setelah terdampak bencana.
Di sektor pendidikan, Mualem meninjau kondisi SMK Negeri 2 Karang Baru sekaligus melihat kesiapan bantuan perangkat komputer dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh. Perangkat tersebut telah siap digunakan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di sekolah. []






















