Banda Aceh – Misi dagang dan investasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Aceh mencatat nilai transaksi mencapai Rp1,084 triliun lebih. Capaian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas perdagangan, investasi, serta kerja sama ekonomi kedua daerah. Kegiatan misi dagang dan investasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Aceh berlangsung di Hotel Amel, Banda Aceh, Senin 19 Oktober 2026 yang turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Aceh Fadhullah serta sejumlah pejabat terkait.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan beduk, sekaligus penandatanganan sejumlah perjanjian kerja sama di berbagai sektor. Pada kegiatan misi dagang dan investasi turut menampilkan berbagai produk unggulan dari kedua daerah dengan jumlah 149 produk UMKM, diantaranya 109 dari provinsi Aceh dan 40 dari jawa timur.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capaian transaksi dalam misi dagang dan investasi antara Pemerintah Jatim dan Aceh merupakan hasil dari proses persiapan yang dilakukan secara terstruktur, mulai dari kurasi produk hingga pertemuan bisnis atau business matching. Menurutnya, proses tersebut telah dilakukan berulang kali, termasuk melalui pertemuan secara daring, sebelum pelaksanaan misi dagang.
“Per pukul 14.00 WIB, transaksi yang sudah terbangun mencapai Rp1 triliun 84 miliar 8 juta sekian. Ini menjadi bagian penting untuk terus menguatkan hubungan dagang, ekonomi, dan persaudaraan antara Jawa Timur dan Aceh,” ujar Khofifah.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pelaku usaha Jawa Timur menawarkan 16 jenis produk, sedangkan pembelian dari Jawa Timur terhadap produk Aceh tercatat dalam tiga jenis produk. Proses koordinasi dan penjajakan bisnis akan tetap dilanjutkan setelah kegiatan misi dagang berakhir melalui dinas terkait di masing-masing provinsi.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyoroti peluang pengembangan pariwisata Aceh, khususnya untuk menarik wisatawan dari Timur Tengah. Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak mengenai peluang kunjungan wisatawan Arab Saudi yang selama ini banyak berkunjung ke Malaysia, agar turut menjadikan Aceh sebagai destinasi wisata.
Khofifah menilai, potensi keindahan alam dan keunggulan yang dimiliki Aceh dapat menjadi daya tarik untuk memperluas pasar pariwisata sekaligus membuka peluang investasi baru. Melalui misi dagang dan investasi ini, kedua pemerintah daerah berharap hubungan ekonomi semakin kuat, perdagangan terus berkembang, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
“Ini menjadi bagian penting untuk terus bisa menguatkan hubungan dagang, ekonomi, persaudaraan, yang penting lagi adalah persaudaraan antara Jawa Timur dan Aceh,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhullah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jawa Timur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan, transaksi yang tercapai menunjukkan besarnya peluang perdagangan antara kedua provinsi, baik melalui penjualan produk maupun pembelian komoditas dari masing-masing daerah.
“Kita hari ini sampai detik tadi saya diinfokan oleh Bu Gub (Khofifah) sudah ada transaksi penjualan lebih kurang 1,70 miliar sekian. Bayangkan. Jadi banyak dari kita Aceh menjadi pembeli, tapi lebih banyak lagi Bu Khofifah tadi belanja semua barang kita Aceh. Karena dulu beliau melihat ketika menjadi menteri pernah belanja sejumlah tas, hari ini datang lagi borong lagi. Jadi kita mendoakan ibu sihat selalu dan sering-sering ke Aceh untuk bisa belanja lebih banyak,” kata Wagub Aceh kepada wartawan.
Menurut Fadhullah, kerja sama yang dibangun tidak hanya mencakup sektor pertanian dan perkebunan, tetapi juga berpotensi dikembangkan pada sektor pariwisata, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bidang lainnya. Ia berharap kesepakatan yang telah ditandatangani dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat.
“Nah intinya hari ini adalah kerjasama kita dengan pemerintah Jawa Timur, tadi sudah sama-sama disaksikan sejumlah MoU akan terus berjalan ke depan ini mulai hari ini terus ke depan, bukan hanya dari sektor pertanian, perkebunan, tapi saya juga sudah menawarkan ke ibu gubernur termasuk pariwisata,” ujarnya. []





















