• About
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
YOUTUBE
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional
  • Home
  • Daerah
    • All
    • Aceh Barat
    • Aceh Besar
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Banda Aceh
    • Bener Meriah
    • Gayoe Lues
    • Nagan Raya
    • Sabang
    • Subulussalam
    Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

    Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

    Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

    Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

    Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

    Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

    Wagub Aceh Koordinasikan Kesiapan Lahan Huntap 2027

    Wagub Aceh Koordinasikan Kesiapan Lahan Huntap 2027

    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Aceh Catatkan Nilai Transaksi Rp1,084 Triliun

    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Aceh Catatkan Nilai Transaksi Rp1,084 Triliun

    Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

    Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

    Wagub Dek Fadh dan Forkopimda Sambut Pangdam IM Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, Putra Aceh yang Kembali Mengabdi di Tanah Kelahiran

    Wagub Dek Fadh dan Forkopimda Sambut Pangdam IM Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, Putra Aceh yang Kembali Mengabdi di Tanah Kelahiran

    Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi di Gampong Baroh Barat Yaman, Pidie

    Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi di Gampong Baroh Barat Yaman, Pidie

    Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp 621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat Portal P2K

    Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp 621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat Portal P2K

    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya & Gaya Hidup
  • Home
  • Daerah
    • All
    • Aceh Barat
    • Aceh Besar
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Banda Aceh
    • Bener Meriah
    • Gayoe Lues
    • Nagan Raya
    • Sabang
    • Subulussalam
    Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

    Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

    Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

    Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

    Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

    Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

    Wagub Aceh Koordinasikan Kesiapan Lahan Huntap 2027

    Wagub Aceh Koordinasikan Kesiapan Lahan Huntap 2027

    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Aceh Catatkan Nilai Transaksi Rp1,084 Triliun

    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Aceh Catatkan Nilai Transaksi Rp1,084 Triliun

    Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

    Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

    Wagub Dek Fadh dan Forkopimda Sambut Pangdam IM Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, Putra Aceh yang Kembali Mengabdi di Tanah Kelahiran

    Wagub Dek Fadh dan Forkopimda Sambut Pangdam IM Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, Putra Aceh yang Kembali Mengabdi di Tanah Kelahiran

    Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi di Gampong Baroh Barat Yaman, Pidie

    Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi di Gampong Baroh Barat Yaman, Pidie

    Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp 621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat Portal P2K

    Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp 621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat Portal P2K

    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya & Gaya Hidup
No Result
View All Result
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional
No Result
View All Result
Home Aceh

YARA Berang; Bencana Banjir Aceh, Pertamina Acuh Tak Acuh dalam Menyikapi Persoalan BBM

YARA Berang; Bencana Banjir Aceh, Pertamina Acuh Tak Acuh dalam Menyikapi Persoalan BBM

Cut Husna Elmeira by Cut Husna Elmeira
in Aceh, Banjir2025, Sosial
0
YARA: BPJN Aceh Gagal Pastikan Akses Jalan & Jembatan — Ribuan Korban Banjir Terisolasi
157
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitterkutarajapost.com

berangBANDA ACEH — Banjir besar yang melanda Aceh beberapa hari terakhir menjadi ujian nyata bagi ketahanan publik dan efektivitas pelayanan energi nasional. Ribuan rumah terendam, jalan raya berubah menjadi sungai sementara listrik dan jaringan komunikasi putus, membuat mobilitas warga, dapur umum, dan evakuasi terhambat.

Di tengah kondisi darurat ini, distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) menjadi nadi yang menentukan kecepatan dan efektivitas tanggap bencana. Namun, antrean panjang di SPBU di Banda Aceh dan sekitarnya mengular seperti ular, menunjukkan ketidaksiapan sistem distribusi di masa krisis.

Kemarahan publik dan pejabat daerah kini berpadu. Salah satu suara paling keras datang dari H. Yuni Eko Hariyatna, Kepala Perwakilan YARA Kota Banda Aceh, yang akrab disapa Dato’ Embonk.

“Ini bukan soal BBM semata. Ini soal darurat kemanusiaan. Pertamina acuh tak acuh. Mereka lebih sibuk mempertahankan prosedur daripada memastikan energi sampai ke warga,” tegas Dato’ Embonk.

RelatedPosts

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

Ia menambahkan, antrean panjang, keterlambatan suplai, dan kelangkaan BBM di beberapa titik membuat proses evakuasi dan layanan masyarakat terhambat.

“Jika regulator sudah melonggarkan aturan barcode, tidak ada alasan bagi Pertamina untuk berjalan lambat. Saat bencana, layanan publik tidak bisa ditawar,” tambahnya.

⸻

Krisis Administratif dan Desakan Pemangku Kebijakan

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, telah mengirim Surat No. 500.10/18536, meminta keringanan pengisian BBM bersubsidi dan pembebasan barcode agar distribusi lebih cepat dan fleksibel. Surat ini menekankan bahwa keterlambatan BBM di masa bencana dapat menimbulkan risiko keselamatan warga.

Seruan serupa datang dari legislatif dan eksekutif lokal:
• Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, menuntut SPBU beroperasi 24 jam, agar warga bisa memperoleh BBM kapan pun dibutuhkan.
• Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, mendesak penambahan pasokan BBM agar denyut energi tetap terjaga.
• Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan pencabutan barcode untuk mempercepat distribusi di wilayah terdampak banjir.

Meski kebijakan ini sudah dikeluarkan, kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Antrean panjang di SPBU tetap terjadi, sementara sebagian warga masih kesulitan memperoleh BBM subsidi.

Seorang warga di Kecamatan Kuta Alam, yang enggan disebutkan namanya, menuturkan:

“Kami harus menunggu lebih dari dua jam di SPBU. Banyak yang akhirnya pulang tanpa BBM. Ini bukan antrean biasa, ini seperti ujian kesabaran.”

Kondisi ini menegaskan kesenjangan antara kebijakan formal dan implementasi di lapangan.

⸻

Kritik Pedas kepada BPMA Aceh

Tidak hanya Pertamina yang menjadi sorotan. Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), yang seharusnya bertindak sebagai pengawas dan pengawal distribusi energi, dianggap tidak hadir di tengah bencana.

Dato’ Embonk menilai BPMA lebih banyak menunggu laporan administrasi ketimbang turun langsung memastikan BBM tersedia dan didistribusikan merata.

“BPMA tampak hanya menunggu surat masuk. Mereka tidak turun lapangan, tidak memaksa Pertamina bertindak cepat. Saat warga Aceh terjebak banjir, regulator seharusnya hadir sebagai pengawal hak publik, bukan sekadar penonton,” ujarnya.

Kritik ini menyorot satu ironi besar: kepatuhan administratif diprioritaskan di atas keselamatan publik. Dalam situasi darurat, kata Dato’ Embonk, regulator seharusnya menjadi garda terdepan, memastikan energi sampai ke tangan warga tanpa hambatan.

⸻

Antrean Ular di SPBU dan Solusi Pertamini

Salah satu masalah nyata yang diperhatikan masyarakat adalah antrean panjang di SPBU, yang membentuk garis seperti ular dan sering kali mencapai ratusan meter. Fenomena ini tidak hanya menghambat warga, tetapi juga memperlambat mobilisasi bantuan dan evakuasi.

Untuk mengatasi masalah ini, Dato’ Embonk dan sejumlah tokoh masyarakat mendorong optimalisasi Pertamini, outlet BBM skala kecil yang dikelola Pertamina.

“Pertamini bisa menjadi solusi cepat untuk memangkas antrean panjang. Dengan menempatkan Pertamini di lokasi strategis, warga tidak harus mengular berjam-jam di SPBU. Ini saatnya Pertamina berpikir kreatif dan proaktif,” tegas Dato’ Embonk.

Beberapa warga mendukung gagasan ini. Seorang pengendara ojek online di Banda Aceh mengungkapkan:

“Kalau Pertamini difungsikan maksimal, kami bisa mengisi BBM lebih cepat dan bisa tetap beroperasi membantu masyarakat di daerah terdampak banjir.”

Optimalisasi Pertamini di tengah bencana bukan sekadar solusi logistik, tetapi juga langkah nyata untuk menegaskan komitmen pelayanan publik Pertamina.

⸻

Kesenjangan Implementasi: Regulasi vs Realitas

BPH Migas telah memberikan kelonggaran pengisian BBM subsidi secara manual, membebaskan masyarakat dari kewajiban barcode. Secara regulasi, hambatan administratif sudah dicabut. Namun, implementasi di lapangan masih jauh dari memadai:
• Beberapa SPBU masih menerapkan sistem lama karena kekurangan personel atau keterbatasan infrastruktur.
• Distribusi BBM ke daerah terdampak tidak merata, sehingga warga di lokasi terpencil tetap kesulitan memperoleh energi.
• Antrean panjang tetap mengular, bahkan di titik-titik yang relatif mudah dijangkau.

Situasi ini menunjukkan bahwa pelonggaran regulasi tidak serta-merta berarti layanan cepat. Peran proaktif Pertamina dan pengawasan aktif BPMA menjadi kunci agar kebijakan benar-benar berdampak di lapangan.

⸻

Suara Masyarakat dan Dampak Kemanusiaan

Selain antrean panjang, kelangkaan BBM juga berdampak pada kegiatan dapur umum, ambulans, perahu penyelamat, dan mobilisasi bantuan logistik. Warga di Kecamatan Lueng Bata, misalnya, melaporkan bahwa dapur umum berhenti beroperasi beberapa jam karena stok BBM habis.

Seorang ibu yang sedang mengungsi di posko sementara mengatakan:

“Kami membutuhkan BBM untuk memasak dan untuk generator listrik. Setiap jam yang hilang berarti penderitaan bertambah. Pemerintah dan Pertamina harus bergerak lebih cepat.”

Kondisi ini menegaskan bahwa masalah distribusi BBM bukan sekadar persoalan logistik, melainkan isu kemanusiaan yang harus ditangani dengan kecepatan dan empati.

⸻

Tuntutan Publik: Transparansi, Proaktif, dan Kreativitas

Berbagai kritik yang datang dari Gubernur, Wali Kota, DPRK Banda Aceh, Menteri ESDM, hingga Dato’ Embonk menekankan tiga hal penting:
1. Transparansi distribusi: Publik harus mengetahui kuota, lokasi distribusi, dan jadwal pengiriman BBM.
2. Proaktif dan gesit: Pertamina tidak boleh menunggu instruksi, tetapi harus mengambil langkah cepat untuk memastikan BBM sampai ke tangan warga.
3. Kreativitas dalam distribusi: Pengoptimalan Pertamini, layanan mobile BBM, dan pengaturan antrean yang efisien harus diterapkan agar masyarakat tidak dirugikan.

Jika tiga hal ini diimplementasikan, antrean panjang di SPBU bisa ditekan, mobilitas masyarakat meningkat, dan bantuan kemanusiaan berjalan lebih lancar.

⸻

Kesimpulan: Bencana Aceh sebagai Ujian Pelayanan Publik

Banjir Aceh menjadi ujian nyata bagi Pertamina dan BPMA Aceh. Respons lamban Pertamina dan sikap pasif BPMA memperlihatkan kesenjangan antara regulasi dan kebutuhan nyata masyarakat.

Desakan publik kini jelas: Pertamina harus lebih gesit, lebih kreatif, dan lebih proaktif. Pengoptimalan Pertamini menjadi langkah konkret untuk memangkas antrean panjang dan memastikan energi sampai ke tangan warga.

Dato’ Embonk menegaskan:

“Jika pemerintah dan regulator sudah mengambil langkah, tidak ada alasan bagi Pertamina untuk berjalan paling lambat. Keselamatan warga Aceh tidak bisa menunggu birokrasi.”

Banjir bukan hanya ujian alam, tetapi juga ujian moral dan profesionalisme institusi negara. Bagaimana Pertamina dan BPMA menanggapinya akan menjadi cermin komitmen mereka terhadap publik, terutama di saat warga paling membutuhkan energi dan bantuan.

Previous Post

Pemerintah Sediakan 150 Life Jacket untuk Boat Penyeberangan Kutablang

Next Post

Tim Medis dan Logistik MIFA–BEL–AMM Perkuat Penanganan Banjir dan Longsor di Bireuen

Cut Husna Elmeira

Cut Husna Elmeira

"Menulis bagi saya adalah cara untuk pulang, bahkan ketika rumah itu sendiri sudah tidak ada."

Related Posts

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

by Husni Anwar
21/10/2026
0

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, atau akrab disapa Dek Fadh meminta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat kerja sama untuk...

Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

by Husni Anwar
21/10/2026
0

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E. atau yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri acara lepas sambut dan serah...

Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

by Husni Anwar
21/10/2026
0

Banda Aceh - Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengajak mahasiswa untuk terus berpikir kritis, berani menyampaikan kebenaran, dan menawarkan solusi...

Wagub Aceh Koordinasikan Kesiapan Lahan Huntap 2027

Wagub Aceh Koordinasikan Kesiapan Lahan Huntap 2027

by Husni Anwar
19/10/2026
0

Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., bersama Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatera...

Misi Dagang dan Investasi Jatim-Aceh Catatkan Nilai Transaksi Rp1,084 Triliun

Misi Dagang dan Investasi Jatim-Aceh Catatkan Nilai Transaksi Rp1,084 Triliun

by Husni Anwar
19/10/2026
0

Banda Aceh – Misi dagang dan investasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Aceh mencatat nilai transaksi mencapai Rp1,084...

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

by Husni Anwar
19/10/2026
0

Banda Aceh – Pj Sekda Aceh, Taufik, mengajak Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR) Banda Aceh memperkuat persatuan, menjaga hubungan kekeluargaan, dan...

Load More
Next Post
Tim Medis dan Logistik MIFA–BEL–AMM Perkuat Penanganan Banjir dan Longsor di Bireuen

Tim Medis dan Logistik MIFA–BEL–AMM Perkuat Penanganan Banjir dan Longsor di Bireuen

Pemerintah Aceh Fokus Pemulihan Sarana Kesehatan ke Wilayah Terendam Pasca Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh Fokus Pemulihan Sarana Kesehatan ke Wilayah Terendam Pasca Banjir dan Longsor

Wilayah Terisolasi di Gayo Lues Mulai Terjangkau, Gotong Royong Warga Perkuat Pemulihan

Wilayah Terisolasi di Gayo Lues Mulai Terjangkau, Gotong Royong Warga Perkuat Pemulihan

Bupati Nagan Raya Minta SKPK Segera Laporkan Data Lengkap Dampak Banjir Bandang

Bupati Nagan Raya Minta SKPK Segera Laporkan Data Lengkap Dampak Banjir Bandang

Recent News

Dua Kerentanan Kritis PHP Ancam Jutaan Server, Administrator Diminta Segera Memperbarui Sistem

22/10/2026
Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

21/10/2026
Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

Dek Fadh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Serahkan Cinderamata kepada Mayjen Joko Hadi Susilo

21/10/2026
  • Pembukaan-Rekrutmen-SDM-Berpengalaman-Special-Hire-dan-Tenaga-Kerja-PKWT-Bank-Indonesia-2024-2025

    Lowongan Rekrutmen Bank Indonesia 2024: Special Hire dan PKWT Terbaru

    1276 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Cara Mengatur Ukuran Logo di Word dengan Mudah

    191 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Cara Menghubungi Call Center BSI dengan Mudah

    182 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Legenda Tapak Tuan: Misteri Jejak Kaki Raksasa di Aceh Selatan

    181 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Daftar Smelter Nikel di Indonesia

    177 shares
    Share 70 Tweet 44
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional

© 2026 KutarajaPost.com - Media Berita dan Informasi Terkini.

  • About
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya & Gaya Hidup

© 2026 KutarajaPost.com - Media Berita dan Informasi Terkini.