Banda Aceh – Sejumlah daerah di Aceh yang terdampak banjir dan longsor pada akhir November 2025 lalu, masih berpotensi kembali diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada Kamis sore (1/1/2026) hingga malam hari yang disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Juru Bicara Posko Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan peringatan dini tersebut merujuk pada prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
“Wilayah yang terdampak banjir dan longsor pada akhir November lalu masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Masyarakat di daerah rawan diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor,” kata Murthalamuddin.
Berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca BMKG hari ini per pukul 16.23 WIB, potensi hujan lebat terjadi di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Simeulue, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Pidie Jaya
Kemudian Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, dan Bener Meriah.
Selain itu, wilayah perkotaan yang juga berpotensi terdampak hujan meliputi Kota Banda Aceh, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Kota Sabang, dan Kota Subulussalam.
Murthalamuddin menyebut hujan lebat ini berisiko meningkatkan debit sungai dan memicu longsor, terutama di daerah perbukitan dan kawasan dengan kondisi tanah yang masih jenuh air akibat hujan sebelumnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas di daerah rawan longsor dan bantaran sungai, serta segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.




























