Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab di sapa Dek Fad menjadi aktor kunci menyatukan kembali hubungan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri yang sempat merenggang.
Orang nomor dua di provinsi Aceh itu langsung bergerak cepat untuk mengatasi permasalahan melalui serangkaian pertemuan secara intensif bersama kedua pimpinan daerah itu.
Awalnya Wagub menggelar pertemuan dengan Wabup pada Rabu 1 April 2026 di ruang kerjanya dan pada hari berikutnya mempertemukan keduanya di rumah dinasnya.
Rumah dinas Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah menjadi saksi tempat kedua pimpinan daerah dari Kabupaten Pidie Jaya itu islah dan kembali harmonis.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memulihkan kembali keharmonisan kepemimpinan di Kabupaten Pidie Jaya demi kepentingan masyarakat,” kata Dek Fad.
Momen islah bupati dan wakil bupati itu juga disaksikan tokoh penting daerah di antaranya Abiya, Waled Kiran, serta Ketua DPRK Pidie Jaya.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol kuat dukungan moral terhadap upaya mempererat kembali kebersamaan dan soliditas pemerintahan daerah.
Dek Fadh berhasil menghadirkan ruang dialog yang menyejukkan, sehingga perbedaan yang sebelumnya mencuat dapat diselesaikan secara bijaksana dan kekeluargaan.
Langkah tersebut mencerminkan komitmen Wakil Gubernur Aceh dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
Ia juga berharap pertemuan itu menjadi titik awal baru bagi kepemimpinan Kabupaten Pidie Jaya untuk kembali bersatu dan melangkah bersama membangun daerah.
Bagi Wakil Gubernur Aceh keharmonisan bupati dan wakil bupati menjadi simbol kuat bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga harmoni pemerintahan demi kemajuan Pidie Jaya ke depan. []






















