Banda Aceh – Dana bantuan kemasyarakatan untuk pembelian sapi meugang bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh telah ditransfer ke rekening pemerintah kabupaten dan kota dengan total nilai Rp72.750.000.000 pada Selasa, 10 Februari 2026.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang, dan dananya telah ditransfer hari ini, kami Pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” ujar Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah akrab disapa Dek Fadh dalam keterangan persnya, Selasa malam, 10 Februari 2025.
Dek Fadh menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme transfer dana dari Presiden melalui Sekretariat Presiden kepada 19 kabupaten dan kota terdampak bencana. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat penerima manfaat.
Menurut Dek Fadh, bantuan ini bertujuan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Ia meminta para bupati dan wali kota segera menindaklanjuti pencairan dana dengan melakukan pembelian sapi sesuai alokasi yang telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing.
Selain itu, ia menekankan agar distribusi bantuan dilakukan secara merata, tertib, dan tepat sasaran, dengan memprioritaskan warga terdampak bencana serta masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian. Penyaluran bantuan ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah.
Dek Fadh juga mengingatkan bahwa setelah proses penyaluran selesai, pemerintah kabupaten dan kota diwajibkan menyampaikan dokumentasi kegiatan berupa foto atau video serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh. Laporan tersebut harus disampaikan paling lambat tiga hari setelah Ramadan untuk diteruskan kepada Presiden.
Adapun 19 kabupaten dan kota penerima bantuan meliputi Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, serta Simeulue yang juga mengalami bencana gempa bumi yang menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah.
Pemerintah Aceh, kata Dek Fadh, berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi wujud kehadiran negara dalam membantu warga terdampak bencana menjelang tradisi meugang dan bulan suci Ramadhan. []



























