NARNAK – Media Iran melaporkan mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad tewas dalam serangan udara gabungan Israel-Amerika Serikat (AS), Sabtu (28/2/2026) malam.
Kantor berita ILNA menyebutkan, serangan tersebut menghantam kediaman Ahmadinejad di Narnak, timur laut Teheran.
Media pro-rezim itu mengeklaim Ahmadinejad (69) tewas bersama pengawal-pengawalnya.
Waktu Serangan
Dikutip dari Jerusalem Post, laporan internasional menyebutkan bahwa serangan di kawasan Narnak kemungkinan terjadi pada Sabtu malam.
Tokoh Vokal Anti-Israel
Ahmadinejad dikenal sebagai salah satu tokoh paling vokal dalam menentang Israel dan Barat selama menjabat sebagai Presiden Iran.
Ia memimpin Iran selama dua periode, yakni dari 2005 hingga 2013.
Program Nuklir Iran
Ynet melaporkan, selama masa jabatannya Ahmadinejad menjadi wajah publik program nuklir Iran serta simbol perlawanan Teheran terhadap negara-negara Barat.
Ia kerap mengancam kehancuran Israel dan secara terbuka melontarkan pernyataan anti-Semit.
Di Barat, Ahmadinejad juga sering menjadi sorotan karena berbagai pernyataannya yang memicu polemik.
Karir Politik
Sebelum menjabat sebagai presiden, Ahmadinejad pernah menjadi Gubernur Provinsi Ardabil dan Wali Kota Teheran.
Seusai menyelesaikan dua masa kepemimpinannya, ia diangkat oleh Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei, menjadi anggota Dewan Penentu Kebijakan.
Dewan tersebut merupakan badan penasihat beranggotakan 48 orang yang berada di bawah Kantor Pemimpin Tertinggi Iran.
Sumber: Kompas.com

























