Banda Aceh— Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Hj. Salmawati yang akrab disapa Bunda Salma, menghadiri sejumlah agenda penting yang mempertemukan tokoh masyarakat, kalangan akademisi, dan ulama. Kehadirannya dalam seminar nasional di Balai Meseuraya Aceh serta Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II 2026 menjadi bagian dari momentum memperkuat silaturahmi dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II 2026 yang berlangsung di kawasan Taman Ratu Safiatuddin menjadi perhatian dengan kehadiran ribuan jemaah. Suasana kegiatan terlihat ramai dan khidmat, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti forum keagamaan yang mengangkat nilai-nilai tauhid, spiritualitas, dan tradisi keilmuan Islam.
Di tengah lautan jemaah, Bunda Salma hadir dengan balutan busana islami yang sederhana. Penampilannya menyatu dengan suasana kegiatan yang penuh kekeluargaan. Kehadirannya tidak hanya menjadi bentuk partisipasi seorang wakil rakyat, tetapi juga menunjukkan kedekatan dengan masyarakat yang datang dari berbagai kalangan untuk mengikuti muzakarah tersebut.
Bagi Bunda Salma, momentum pertemuan ulama dan masyarakat memiliki nilai penting dalam merawat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi, serta menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Aceh. Forum seperti ini juga menjadi ruang pertemuan berbagai kalangan untuk saling mengenal, bertukar pandangan, dan mempererat hubungan sosial dalam suasana yang damai dan bersahaja.
Kehadiran Bunda Salma dalam dua agenda tersebut memperlihatkan keterlibatannya dalam kegiatan yang berhubungan dengan kehidupan sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat. Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II 2026 pun menjadi momentum penuh kehormatan, dengan ribuan jemaah yang memadati lokasi acara. Suasana khidmat dan kebersamaan itu diharapkan terus menumbuhkan semangat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat Aceh. []






















