ACEH TIMUR — Korban terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada penghujung tahun 2025 lalu kembali menerima perhatian dan dukungan kemanusiaan. Pemerintah Administratif Khusus Hong Kong melalui Social Workers Across Borders Hong Kong, Rainbow Public Welfare China, dan Peaceland Foundation China, bekerja sama dengan Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat (YPKM), menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur, Jumat, 19 Juni 2026.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari aksi kemanusiaan lintas negara untuk membantu meringankan beban masyarakat yang masih merasakan dampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya keluarga yang terdampak banjir dan membutuhkan dukungan dalam masa pemulihan.
Serah terima bantuan dipusatkan di posko Faisal Rizal Hasan, S.E., Staf Khusus Gubernur Aceh, yang berlokasi di Gampong Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Pada kesempatan tersebut, bantuan diterima oleh M. Nazir HS, D, atau yang akrab disapa Aneuk Tulot, mewakili pihak posko dan masyarakat penerima manfaat.
Dalam keterangannya, Aneuk Tulot menyampaikan bahwa bantuan yang diterima berjumlah 500 paket. Seluruh paket tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat korban dampak banjir yang dinilai layak menerima bantuan berdasarkan kebutuhan di lapangan.
“Insya Allah, bantuan ini akan kami salurkan secepat mungkin kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian dari Pemerintah Administratif Khusus Hong Kong, lembaga-lembaga kemanusiaan dari Hong Kong dan China, serta YPKM yang telah membantu masyarakat Aceh Timur,” ujar Aneuk Tulot.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terutama bagi warga yang masih berupaya memulihkan kondisi ekonomi dan kehidupan keluarga setelah terdampak banjir. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam melewati masa sulit pascabencana.
Sementara itu, YPKM menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan tanggap darurat bencana. Melalui kerja sama dengan mitra internasional, YPKM terus berupaya memastikan bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah terdampak.
Bantuan dari Hong Kong ini juga menjadi wujud solidaritas internasional terhadap masyarakat Aceh. Keterlibatan Social Workers Across Borders Hong Kong, Rainbow Public Welfare China, dan Peaceland Foundation China menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak dibatasi oleh jarak dan wilayah.
Dengan adanya bantuan sebanyak 500 paket tersebut, diharapkan masyarakat terdampak banjir di Aceh Timur dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan harian, sekaligus mempercepat proses pemulihan sosial masyarakat di wilayah terdampak.
YPKM juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses koordinasi, pendataan, dan penyaluran bantuan, termasuk tokoh masyarakat, relawan, dan unsur posko yang terlibat langsung di lapangan.





























