CNN melaporkan bahwa sejumlah situs rudal bawah tanah Iran yang kembali dibuka memperlihatkan batas dari rencana pengeboman Amerika Serikat. Isu ini menjadi sorotan karena kemampuan rudal Iran merupakan salah satu faktor utama dalam ketegangan kawasan.
Fasilitas bawah tanah memberi Iran keunggulan pertahanan karena lebih sulit dihancurkan sepenuhnya dari udara. Jika situs semacam itu kembali aktif, tekanan militer saja tidak otomatis menjamin perubahan perilaku Teheran.
Laporan ini juga memperkuat argumen bahwa jalur diplomasi tetap penting. Serangan militer dapat memberi tekanan, tetapi tidak selalu menyelesaikan kapasitas strategis yang tersebar dan terlindungi.
Bagi Amerika Serikat, kondisi tersebut menambah kompleksitas dalam merancang kebijakan Iran. Washington harus menyeimbangkan tekanan militer, sanksi ekonomi, dan ruang negosiasi agar eskalasi tidak melebar.
Sumber berita: CNN, Google News feed, 31 Mei 2026.
Catatan redaksi: Featured image menggunakan foto nyata berlisensi/arsip publik sebagai ilustrasi berita, bukan gambar hasil AI.































