Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Asistem Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh, T. Robby Irza mendorong adanya sinergi dan kolaborasi dalam upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi, dan pengendalian inflasi pascabencana.
Menurutnya pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan, dengan mempercepat progress rekonstruksi jalur distribusi utama, melalau prioritasi koridor dan peningkatan kualitas infrastruktur. Selanjutnya mempercepat rehabilitasi lahan pertanian, untuk mendorong sektor pertanian dan pengendalian inflasi.
T. Robby menambahkan langkah strategis lain adalah menjadikan proyek rekonstruksi infrastruktur, dan fasilitas umum sebagai salah satu jalan (Pipeline), untuk meningkatkan kinerja investasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Aceh Economic Forum (AEF) April 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar), bertema “Akselerasi Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana di Tengah Ketidakpastian Global yang Semakin Menguat,” di AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Kota Banda Aceh, pada Senin, 27 April 2026.
“Hal ini perlu menjadi perhatian bersama, sehingga terciptanya pemahaman yang sama, mampu bersinergi untuk mempercepat pemulihan maupun pertumbuhan ekonomi pascabencana,” jelas T. Robby.
Adapun dalam kesempatan tersebut, pemerintah Aceh turut mendorong perbankan untuk memberikan keringanan atau relaksasi pembayaran, pada seluruh masyarakat yang terdampak. []






























