Penang — Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, membawa pengalaman dan refleksi perjalanan perdamaian Aceh ke forum internasional Global Town Hall 2026, yang diselenggarakan secara virtual oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Sabtu, 19 September 2026.
Wali Nanggroe mengikuti forum tersebut secara daring. Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa perdamaian tidak lahir dengan sendirinya, tetapi memerlukan keberanian politik, keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, dialog yang tulus, dan kesediaan semua pihak untuk menjalankan komitmen yang telah disepakati.
Pengalaman Aceh menunjukkan bahwa konflik berkepanjangan dapat diakhiri ketika pihak-pihak yang berhadapan memilih jalur dialog dan menempatkan masa depan masyarakat sebagai kepentingan utama. Kesepakatan damai Helsinki menjadi tonggak penting yang mengubah arah perjalanan Aceh dari konflik menuju proses politik dan pembangunan.
Namun, menjaga perdamaian dinilai memerlukan kerja berkelanjutan. Implementasi komitmen, penguatan keadilan, pemenuhan hak masyarakat, serta pembangunan yang inklusif menjadi bagian penting agar perdamaian benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan rakyat.
Wali Nanggroe juga menyampaikan bahwa martabat para pihak harus dihormati dalam setiap proses penyelesaian konflik. Dialog yang bermakna tidak boleh sekadar menjadi pertemuan formal, tetapi harus membuka jalan bagi tumbuhnya kepercayaan dan lahirnya penyelesaian yang dapat diterima bersama.
Partisipasi dalam Global Town Hall 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman Aceh kepada masyarakat internasional. Perjalanan tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi wilayah lain yang sedang mencari jalan keluar dari konflik melalui negosiasi dan rekonsiliasi.
Pengalaman Aceh sekaligus menegaskan bahwa kesepakatan damai bukanlah akhir dari sebuah proses. Perdamaian harus terus dirawat melalui kepemimpinan yang bertanggung jawab, penghormatan terhadap komitmen, partisipasi masyarakat, dan kebijakan yang menghadirkan keadilan serta kesejahteraan.



















