Banjir yang menerjang Aceh Utara beberapa waktu yang lalu menerjang hampir semua gampong di Aceh Utara, termasuk Gampong Calong, Syamtalira Aron.

Meskipun tidak separah gampong lain, warga Gampong Calong juga sempat terkurung banjir hampir seminggu. Akibat arus kencang yang sulit diprediksi, warga terpaksa menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.
Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat (YPKM) bersama Pemerintah Daerah Administrasi Hong Kong melalui Social Workers Across Borders Hong Kong, Rainbow Public Welfare China, dan Peaceland Foundation China datang menghibur anak-anak di gampong tersebut pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kamaluddin, S.Sos, Geuchik Gampong Calong, menyambut baik kedatangan YPKM yang dikomandoi Saaduddin atau akrab disapa Apa A’t bersama delegasi sosial Pemerintah Hong Kong.
Pak Geuchik mengisahkan, akibat banjir pada penghujung 2025 lalu, anak-anak terhenti sekolah hampir satu bulan. “Aneuk miet rab sibulen hana jijak sikula watenyan,” katanya dalam bahasa Aceh, yang berarti anak-anak hampir sebulan tidak sekolah waktu itu.
Endapan air yang mengenai sekolah dasar di gampongnya, sambung Pak Geuchik, menjadi salah satu penyebab anak-anak terhenti belajar.
Kegiatan yang dipusatkan di meunasah setempat terlihat meriah. Anak-anak larut dalam setiap permainan edukasi yang dimainkan oleh para pekerja sosial Hong Kong dan YPKM. []




























