Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap Aceh yang dinilai masih menghadapi berbagai tantangan pascakonflik dan bencana. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pengukuhan DPW PKB Aceh yang dihadiri Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, di sebuah hotel di Banda Aceh, Selasa, 31 Maret 2026.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat terus memberikan perhatian kepada Aceh, termasuk menjalankan kewenangan yang telah diatur sesuai dengan MoU Helsinki,” kata Fadhlullah.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Dek Fadh itu menegaskan bahwa Aceh merupakan daerah yang telah berulang kali menghadapi ujian berat. Ia mengingatkan bahwa konflik bersenjata yang berlangsung selama puluhan tahun telah meninggalkan dampak besar bagi masyarakat Aceh.
Selain konflik, Aceh juga pernah dilanda bencana besar, yakni Tsunami Aceh 2004 yang menghancurkan berbagai wilayah dan menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, dalam beberapa waktu terakhir, Aceh kembali menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah. Kondisi tersebut, menurut Dek Fadh, semakin menegaskan pentingnya dukungan nyata dari pemerintah pusat.
Ia menilai bahwa rangkaian ujian tersebut membuat Aceh membutuhkan perhatian khusus agar mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Indonesia. Kehadiran Muhaimin Iskandar dalam acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyampaikan aspirasi daerah.
Dek Fadh berharap pemerintah pusat dapat mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada Aceh, termasuk memberikan kewenangan yang lebih luas sesuai dengan kekhususan daerah. Menurutnya, kewenangan yang memadai akan memungkinkan Aceh mengelola potensi yang dimiliki secara optimal.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimistis dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Ia meyakini bahwa Aceh memiliki peluang besar untuk bangkit menjadi daerah yang lebih maju dan mandiri.
“Mari kita terus bersama-sama mewujudkan Aceh sebagaimana cita-cita para pendahulu,” kata Dek Fadh.
Acara pengukuhan DPW PKB Aceh tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, alim ulama, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. []























