• About
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact
Rabu, September 2, 2026
  • Login
No Result
View All Result
YOUTUBE
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional
  • Home
  • Daerah
    • All
    • Aceh Barat
    • Aceh Besar
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Banda Aceh
    • Bener Meriah
    • Gayoe Lues
    • Nagan Raya
    • Sabang
    • Subulussalam
    Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

    Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

    Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

    Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

    Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

    Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

    Karhutla Jadi Perhatian, Presiden Terima Laporan Panglima TNI dan Kapolri

    Karhutla Jadi Perhatian, Presiden Terima Laporan Panglima TNI dan Kapolri

    Presiden Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia

    Presiden Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia

    BPJN Aceh Percepat Pembangunan Dinding Penahan Tanah di Gayo Lues

    BPJN Aceh Percepat Pembangunan Dinding Penahan Tanah di Gayo Lues

    Progres 49 Persen, Jembatan Pantai Dona Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Progres 49 Persen, Jembatan Pantai Dona Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Kepala BNNP Aceh Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

    Kepala BNNP Aceh Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

    Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Komisioner KPIA, Perkuat Kolaborasi Pengawasan Penyiaran

    Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Komisioner KPIA, Perkuat Kolaborasi Pengawasan Penyiaran

    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya & Gaya Hidup
  • Home
  • Daerah
    • All
    • Aceh Barat
    • Aceh Besar
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Banda Aceh
    • Bener Meriah
    • Gayoe Lues
    • Nagan Raya
    • Sabang
    • Subulussalam
    Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

    Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

    Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

    Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

    Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

    Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

    Karhutla Jadi Perhatian, Presiden Terima Laporan Panglima TNI dan Kapolri

    Karhutla Jadi Perhatian, Presiden Terima Laporan Panglima TNI dan Kapolri

    Presiden Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia

    Presiden Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia

    BPJN Aceh Percepat Pembangunan Dinding Penahan Tanah di Gayo Lues

    BPJN Aceh Percepat Pembangunan Dinding Penahan Tanah di Gayo Lues

    Progres 49 Persen, Jembatan Pantai Dona Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Progres 49 Persen, Jembatan Pantai Dona Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Kepala BNNP Aceh Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

    Kepala BNNP Aceh Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

    Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Komisioner KPIA, Perkuat Kolaborasi Pengawasan Penyiaran

    Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Komisioner KPIA, Perkuat Kolaborasi Pengawasan Penyiaran

    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya & Gaya Hidup
No Result
View All Result
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional
No Result
View All Result
Home Aceh

Pemprov Aceh Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Terdampak Bencana

Husni Anwar by Husni Anwar
in Aceh, Banjir2025, Ekonomi, News, Pemerintahan, Sosial
0
Pemprov Aceh Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Terdampak Bencana

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia.

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitterkutarajapost.com

RelatedPosts

Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Banda Aceh – Pemerintah Aceh terus mempercepat pemulihan lahan pertanian yang rusak akibat bencana alam. Hingga 25 Agustus 2026, realisasi anggaran program pemulihan sawah telah mencapai 52,9 persen atau sekitar Rp272,3 miliar dari total anggaran sekitar Rp515 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Azanuddin Kurnia, mengatakan percepatan pekerjaan terus dilakukan untuk memastikan lahan terdampak dapat kembali produktif.

“Kita terus memacu pekerjaan di lapangan. Alhamdulillah, hingga 25 Agustus, serapan anggaran sudah mencapai 52,9 persen. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan pemulihan sawah terus berjalan dan kita sudah berada di tengah perjalanan untuk menyelesaikan target tahun ini,” kata Azanuddin kepada media di Banda Aceh, Jumat 28 Agustus 2026.

Pada 2026, Pemerintah Aceh menargetkan penanganan sekitar 40.852 hektare lahan sawah kategori rusak ringan dan rusak sedang. Pemerintah optimistis semakin banyak lahan terdampak yang dapat kembali ditanami pada musim tanam Oktober mendatang.

“Insya Allah, pada musim tanam Oktober nanti akan semakin banyak sawah yang bisa ditanami. Sebagian lahan yang telah ditanami sebelumnya juga kita harapkan sudah mulai memasuki masa panen,” ujarnya.

Pemulihan sawah tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup optimalisasi 23.818 hektare sawah rusak ringan dan rehabilitasi 4.393 hektare sawah rusak sedang.

Sementara tahap kedua meliputi 3.253 hektare sawah rusak ringan dan 9.388 hektare sawah rusak sedang. Pelaksanaan tahap kedua saat ini masih dalam proses penyusunan Dokumen Rancangan Teknis (DRT).

Jika digabungkan, konstruksi tahap pertama dan tahap kedua telah mencapai sekitar 63 persen serapan anggaran, dengan progres fisik penanganan lahan sekitar 10.333 hektare yang tersebar di 16 kabupaten/kota.

Selain pemulihan lahan, pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pertanian. Progres irigasi perpompaan mencapai 68 persen, irigasi perpipaan 88 persen, bangunan konservasi 55 persen, jaringan irigasi tersier 96 persen, dan jalan usaha tani 54 persen.

Azanuddin meminta dinas pertanian kabupaten/kota mempercepat pekerjaan sekaligus memperkuat pendampingan kepada kelompok tani agar lahan terdampak dapat segera kembali produktif.

“Kita minta semua pihak terus memacu pekerjaan. Dinas kabupaten/kota harus terus mendampingi kelompok tani, dan koordinasi dengan pihak pelaksana di lapangan harus diperkuat agar setiap kendala dapat segera diselesaikan,” katanya.

Di tengah percepatan pemulihan, Pemerintah Aceh masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kondisi cuaca panas dan musim kemarau menyebabkan sejumlah kawasan persawahan mengalami keterbatasan air. Kondisi tersebut diperparah oleh kerusakan jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier akibat bencana.

“Kendala terbesar kita saat ini adalah persoalan air. Kondisi panas dan kemarau menyebabkan banyak sawah kekurangan air. Di sisi lain, sejumlah jaringan irigasi juga mengalami kerusakan sehingga air yang tersedia belum tentu dapat masuk ke lahan pertanian,” ujar Azanuddin.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, penyediaan air melalui irigasi perpompaan dan perpipaan telah dilakukan di sejumlah wilayah. Namun, upaya tersebut masih perlu diperkuat agar dapat menjangkau seluruh kawasan yang membutuhkan.

Di sisi lain, Pemerintah Aceh juga melakukan identifikasi ulang terhadap sekitar 16.283 hektare sawah yang sebelumnya tercatat mengalami kerusakan berat. Pendataan ulang diperlukan karena tingkat kerusakan sebagian lahan berpotensi berubah setelah dilakukan penanganan.

“Kita sudah dua kali menyurati dinas kabupaten/kota untuk melakukan identifikasi kembali. Ada kemungkinan sebagian lahan yang sebelumnya rusak berat sekarang sudah turun status menjadi rusak sedang, bahkan sebagian kecil sudah direhabilitasi,” katanya.

Data terbaru tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam memetakan kebutuhan anggaran untuk penanganan sawah rusak berat.

Untuk mempercepat penanganan, Azanuddin menawarkan empat strategi, yakni memanfaatkan material lumpur yang menimbun sawah untuk berbagai kebutuhan proyek, memanfaatkan sementara lahan terdampak untuk tanaman seperti bawang merah, cabai, jagung, ubi kayu, dan sayuran, mengkaji pemanfaatan material endapan sebagai bahan baku bata ringan maupun bata merah, serta melakukan rehabilitasi menyeluruh untuk mengembalikan fungsi sawah seperti sebelum bencana.

“Kita melihat setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Ada lokasi yang didominasi pasir, ada tanah liat, dan ada pula material berbatu. Karena itu, kita membutuhkan kajian cepat untuk mengetahui kondisi setiap lokasi dan menghitung kebutuhan biaya per hektare,” jelasnya.

Azanuddin mengusulkan agar hingga akhir 2026 kajian cepat terhadap sawah rusak berat dapat diselesaikan. Tahapan berikutnya meliputi penyusunan Survey, Investigation and Design (SID), inventarisasi dan pemetaan batas lahan, serta pekerjaan fisik yang dapat dilanjutkan pada 2027.

Koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga dinilai penting untuk memetakan kembali batas lahan masyarakat yang hilang akibat tertimbun lumpur.

“Ini sangat penting karena pada sejumlah lokasi, pematang dan batas-batas tanah sudah tidak terlihat lagi. Kita harus memetakan kembali batas lahan untuk menghindari potensi persoalan atau konflik di kemudian hari,” pungkas Azanuddin. []

Sumber :  infopublik.id

Previous Post

Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Next Post

UMKM Aceh Catat Transaksi Rp7,98 Miliar pada Karya Kreatif Indonesia 2026

Husni Anwar

Husni Anwar

Sebagai penulis dan wartawan investigatif yang konsisten mengangkat isu-isu sosial, kebijakan publik, dan dinamika politik lokal dengan pendekatan analitis yang tajam.lebih memilih pendekatan argumentatif dengan landasan regulasi, statistik, dan wawancara mendalam.

Related Posts

Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

by Husni Anwar
02/09/2026
0

Banda Aceh - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, ST, M.Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari...

Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

by Husni Anwar
02/09/2026
0

Lhoksukon – Batik merupakan salah satu jenis pakaian populer yang sering digunakan dalam banyak kesempatan. Karena itu, batik menjadi salah...

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

by Husni Anwar
02/09/2026
0

Hambalang - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani...

Karhutla Jadi Perhatian, Presiden Terima Laporan Panglima TNI dan Kapolri

Karhutla Jadi Perhatian, Presiden Terima Laporan Panglima TNI dan Kapolri

by Husni Anwar
02/09/2026
0

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membahas perkembangan situasi nasional serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra dan...

Presiden Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia

Presiden Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia

by Husni Anwar
02/09/2026
0

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama. Presiden...

BPJN Aceh Percepat Pembangunan Dinding Penahan Tanah di Gayo Lues

BPJN Aceh Percepat Pembangunan Dinding Penahan Tanah di Gayo Lues

by Husni Anwar
02/09/2026
0

Banda Aceh  – Mengantisipasi ancaman longsor, erosi, dan luapan air, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh mempercepat pembangunan dinding penahan...

Load More
Next Post
UMKM Aceh Catat Transaksi Rp7,98 Miliar pada Karya Kreatif Indonesia 2026

UMKM Aceh Catat Transaksi Rp7,98 Miliar pada Karya Kreatif Indonesia 2026

Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Pemerintah Aceh Terima Serambi Award 2026 atas Penanganan Bencana

Pemerintah Aceh Terima Serambi Award 2026 atas Penanganan Bencana

Aktif di Masa Bencana, Kak Na Terima Awards Srikandi Pemulihan Aceh

Aktif di Masa Bencana, Kak Na Terima Awards Srikandi Pemulihan Aceh

Recent News

Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

Hardikda ke-67, Plt Sekda Tekankan Pendidikan Jadi Penentu Masa Depan Aceh

02/09/2026
Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

Kak Na Ajak Perajin Dekranasda Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Aceh

02/09/2026
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

02/09/2026
  • Pembukaan-Rekrutmen-SDM-Berpengalaman-Special-Hire-dan-Tenaga-Kerja-PKWT-Bank-Indonesia-2024-2025

    Lowongan Rekrutmen Bank Indonesia 2024: Special Hire dan PKWT Terbaru

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Cara Mengatur Ukuran Logo di Word dengan Mudah

    187 shares
    Share 74 Tweet 47
  • Cara Menghubungi Call Center BSI dengan Mudah

    178 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Legenda Tapak Tuan: Misteri Jejak Kaki Raksasa di Aceh Selatan

    179 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Daftar Smelter Nikel di Indonesia

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional

© 2026 KutarajaPost.com - Media Berita dan Informasi Terkini.

  • About
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya & Gaya Hidup

© 2026 KutarajaPost.com - Media Berita dan Informasi Terkini.