Kutarajapost.com – Gempa besar mengguncang wilayah dekat Yumare, Venezuela, namun data USGS tidak menunjukkan adanya potensi tsunami dari kejadian tersebut. Parameter tsunami pada catatan USGS untuk gempa M7,5 tercatat 0.
Peristiwa utama tercatat sekitar 28 kilometer tenggara Yumare pada 24 Juni 2026 pukul 22.05 UTC. USGS menempatkan gempa ini pada kedalaman sekitar 10 kilometer dan menetapkan status reviewed.
Meski tidak berpotensi tsunami menurut data USGS, gempa tetap berisiko menimbulkan dampak serius di daratan. Status alert merah menunjukkan potensi kerusakan dan gangguan bagi penduduk di wilayah terdampak.
Peta ShakeMap USGS memperlihatkan sebaran intensitas guncangan yang menjadi acuan awal untuk penilaian risiko. Sementara itu, laporan masyarakat menunjukkan guncangan kuat dirasakan di sejumlah titik.
Penting membedakan risiko tsunami dan risiko kerusakan darat. Gempa tanpa ancaman tsunami tetap dapat membahayakan apabila terjadi dekat permukiman, dangkal, atau mengguncang wilayah dengan struktur bangunan rentan.
Pemantauan terus dilakukan karena gempa besar kerap diikuti aktivitas susulan. USGS telah mencatat beberapa gempa bermagnitudo 4 di Venezuela setelah peristiwa utama, termasuk di dekat El Limón, Caraballeda, Boca de Aroa, dan Morón.
Sumber data: USGS Earthquake Hazards Program, event M 7.5 – 28 km SE of Yumare, Venezuela, produk ShakeMap dan Did You Feel It?.
Catatan redaksi: Featured image menggunakan peta intensitas resmi USGS ShakeMap sebagai gambar sumber, bukan ilustrasi AI.




























