Aceh Timur – Relawan internasional asal Tiongkok dan Hong Kong bersama Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat (YPKM) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir di Gampong Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, pada Senin (20/04/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas kemanusiaan lintas negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari lembaga internasional dan daerah, di antaranya Candy Zhou selaku Director Social Workers Across Borders Hong Kong, Zhang Yupu sebagai Chairman Rainbow Public Welfare Tiongkok, Xu Jingxia selaku Director Peaceland Foundation Tiongkok, Faisal Rizal Hasan sebagai Staf Khusus Gubernur Aceh, serta Sa’aduddin yang merupakan Ketua Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat (YPKM).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Faisal Rizal Hasan kepada perwakilan masyarakat terdampak, disaksikan langsung oleh para relawan internasional dan perangkat gampong. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air bersih, perlengkapan kebersihan, serta logistik darurat lainnya yang sangat dibutuhkan warga selama masa pemulihan pascabanjir.
Ketua YPKM, Sa’aduddin atau yang akrab disapa Apa At, menyampaikan bahwa kehadiran relawan internasional ini merupakan bentuk kepedulian global terhadap masyarakat Aceh, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para relawan dari Tiongkok dan Hong Kong yang telah menunjukkan kepeduliannya. YPKM berperan sebagai jembatan agar bantuan ini dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus mendukung kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga internasional, dalam penanganan bencana.
“Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat baik antara lembaga lokal dan internasional. Pemerintah Aceh tentu mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan seperti ini, karena sangat membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Geuchik Gampong Rantau Panjang, Said Ridwan, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan. Ia menyebutkan bahwa banjir yang melanda wilayahnya telah berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat dan kondisi ekonomi warga.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Kami berterima kasih kepada semua pihak, khususnya relawan internasional dan YPKM yang telah peduli terhadap kondisi warga kami,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat hubungan kemanusiaan lintas negara serta membangun semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak banjir di Aceh Timur.


































