Pemerintah diminta menjaga sektor padat karya agar gejolak global tidak memicu gelombang PHK.
JAKARTA – Risiko pemutusan hubungan kerja masih menjadi perhatian di tengah ketegangan global dan tekanan terhadap industri. Sektor padat karya, terutama yang berkaitan dengan ekspor, berpotensi terdampak jika permintaan luar negeri melemah.
Pemerintah menyatakan perlu ada langkah pencegahan agar gejolak global tidak langsung berubah menjadi tekanan di pasar tenaga kerja. Perlindungan terhadap pekerja menjadi penting karena konsumsi rumah tangga ikut bergantung pada stabilitas pendapatan.
Industri manufaktur, tekstil, alas kaki, dan beberapa subsektor ekspor perlu mendapat perhatian khusus. Selain menghadapi persaingan harga, pelaku usaha juga berhadapan dengan biaya logistik dan fluktuasi kurs.
Kebijakan yang dapat membantu antara lain kemudahan akses pembiayaan, percepatan perizinan, penguatan pasar domestik, serta pelatihan ulang pekerja. Langkah tersebut diperlukan agar perusahaan tetap bertahan tanpa harus mengurangi tenaga kerja secara besar-besaran.
Jika risiko PHK dapat ditekan, pertumbuhan ekonomi akan memiliki fondasi sosial yang lebih kuat. Sebaliknya, kenaikan pengangguran dapat melemahkan konsumsi dan menahan laju pemulihan sektor usaha.
Sumber: ANTARA News.
































