Pengukuhan pengurus MAA periode 2026-2031 menjadi salah satu agenda penting Wali Nanggroe pada Mei 2026.
BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) periode 2026-2031. Agenda ini menjadi salah satu rangkaian pemberitaan utama terkait Wali Nanggroe pada Mei 2026.
Pengukuhan tersebut menegaskan kembali posisi adat sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. MAA diharapkan mampu memperkuat peran lembaga adat, menjaga nilai-nilai keacehan, serta memberi masukan dalam penyelesaian persoalan sosial berbasis kearifan lokal.
Sejumlah media lokal mencatat bahwa kepengurusan baru MAA diisi oleh tokoh-tokoh Aceh dari berbagai latar belakang. Kehadiran mereka dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kerja adat dalam menghadapi perubahan sosial.
Wali Nanggroe menekankan bahwa adat tidak boleh hanya menjadi simbol, tetapi harus hidup dalam praktik bermasyarakat. Karena itu, pengurus MAA periode baru diharapkan bekerja aktif memperkuat kelembagaan adat di seluruh Aceh.































