Wali Nanggroe menekankan pemulihan sosial, ekonomi, lingkungan, dan adat bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.
BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh meninjau wilayah terdampak bencana pada Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan pentingnya pemulihan korban secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi infrastruktur.
Pemulihan pascabencana dinilai perlu mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan adat. Masyarakat terdampak membutuhkan kepastian hunian, pemulihan mata pencaharian, serta dukungan agar kehidupan sosial kembali berjalan normal.
Sejumlah pemberitaan menyebut Wali Nanggroe meminta masyarakat korban bencana bersabar menunggu proses pemulihan hunian. Namun, pada saat yang sama, pemerintah juga diharapkan mempercepat langkah penanganan dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Wali Nanggroe menilai penanganan bencana harus mengutamakan martabat masyarakat. Karena itu, koordinasi antara pemerintah, lembaga adat, dan berbagai pihak perlu diperkuat agar pemulihan berjalan optimal.





























