• About
  • advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us
Senin, Mei 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
YOUTUBE
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional
  • Home
  • Daerah
    • All
    • Aceh Barat
    • Aceh Besar
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Banda Aceh
    • Gayoe Lues
    • Nagan Raya
    • Sabang

    Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

    Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

    Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

    Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

    Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

    JKA untuk Rakyat, Bukan untuk yang Mampu: Mengapa Pergub Penyesuaian JKA Harus Didukung

    Ikut Kembangkan Pendidikan Aceh, Mualem Ucapkan Terimakasih kepada Arab Saudi

    Ikut Kembangkan Pendidikan Aceh, Mualem Ucapkan Terimakasih kepada Arab Saudi

    Pemko Banda Aceh Evaluasi Menyeluruh Daycare Usai Kasus Kekerasan Anak

    Pemko Banda Aceh Evaluasi Menyeluruh Daycare Usai Kasus Kekerasan Anak

    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Jadi Inspektur Upacara, Ini Pesan Wagub Aceh untuk Aceh Singkil

    Jadi Inspektur Upacara, Ini Pesan Wagub Aceh untuk Aceh Singkil

    Wagub Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Pembangunan Berkelanjutan di HUT Singkil Ke-27

    Wagub Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Pembangunan Berkelanjutan di HUT Singkil Ke-27

    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Sosial Kemanusian
    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Pemerintah Aceh Dorong Kolaborasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana

    Pemerintah Aceh Dorong Kolaborasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana

    Mualem Ungkap Aceh Butuh Rp40 Triliun untuk Pemulihan, Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

    Mualem Ungkap Aceh Butuh Rp40 Triliun untuk Pemulihan, Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

    Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

    Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

    Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

    Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

    Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

    Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

    Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak Akibat Bencana

    Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak Akibat Bencana

    DWP Aceh Salurkan Bantuan bagi Keluarga ASN Terdampak Bencana

    DWP Aceh Salurkan Bantuan bagi Keluarga ASN Terdampak Bencana

    Wagub Aceh Fadhlullah Ungkap Sejumlah Capaian Pemerintah dalam Pemulihan Pascabencana

    Wagub Aceh Fadhlullah Ungkap Sejumlah Capaian Pemerintah dalam Pemulihan Pascabencana

  • Ekonomi
  • Home
  • Daerah
    • All
    • Aceh Barat
    • Aceh Besar
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Banda Aceh
    • Gayoe Lues
    • Nagan Raya
    • Sabang

    Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

    Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

    Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

    Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

    Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

    JKA untuk Rakyat, Bukan untuk yang Mampu: Mengapa Pergub Penyesuaian JKA Harus Didukung

    Ikut Kembangkan Pendidikan Aceh, Mualem Ucapkan Terimakasih kepada Arab Saudi

    Ikut Kembangkan Pendidikan Aceh, Mualem Ucapkan Terimakasih kepada Arab Saudi

    Pemko Banda Aceh Evaluasi Menyeluruh Daycare Usai Kasus Kekerasan Anak

    Pemko Banda Aceh Evaluasi Menyeluruh Daycare Usai Kasus Kekerasan Anak

    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Jadi Inspektur Upacara, Ini Pesan Wagub Aceh untuk Aceh Singkil

    Jadi Inspektur Upacara, Ini Pesan Wagub Aceh untuk Aceh Singkil

    Wagub Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Pembangunan Berkelanjutan di HUT Singkil Ke-27

    Wagub Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Pembangunan Berkelanjutan di HUT Singkil Ke-27

    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Sosial Kemanusian
    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pecabencana

    Pemerintah Aceh Dorong Kolaborasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana

    Pemerintah Aceh Dorong Kolaborasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana

    Mualem Ungkap Aceh Butuh Rp40 Triliun untuk Pemulihan, Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

    Mualem Ungkap Aceh Butuh Rp40 Triliun untuk Pemulihan, Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

    Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

    Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

    Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

    Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

    Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

    Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

    Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak Akibat Bencana

    Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak Akibat Bencana

    DWP Aceh Salurkan Bantuan bagi Keluarga ASN Terdampak Bencana

    DWP Aceh Salurkan Bantuan bagi Keluarga ASN Terdampak Bencana

    Wagub Aceh Fadhlullah Ungkap Sejumlah Capaian Pemerintah dalam Pemulihan Pascabencana

    Wagub Aceh Fadhlullah Ungkap Sejumlah Capaian Pemerintah dalam Pemulihan Pascabencana

  • Ekonomi
No Result
View All Result
Kutarajapost - Berita Aceh dan Nasional
No Result
View All Result
Home Aceh

Bencana sebagai Kegagalan Pengelolaan Risiko

Penulis: Eva Herlina, ST, MT | Sumber data: Pembaruan sistem informasi kebencanaan per 14 Desember 2025.

Cut Husna Elmeira by Cut Husna Elmeira
2026/02/19
in Aceh, Edukasi, Opini
0
Bencana sebagai Kegagalan Pengelolaan Risiko
153
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitterkutarajapost.com

Dalam kajian kebencanaan dan lingkungan, bencana tidak pernah berdiri sendiri sebagai peristiwa alam semata. Ia selalu merupakan hasil interaksi antara bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability), dan kapasitas (capacity) suatu wilayah. Ketika hujan ekstrem berubah menjadi longsor dan banjir bandang yang menghilangkan satu kampung dari peta, maka persoalan utamanya bukan lagi cuaca, melainkan kegagalan dalam pengelolaan risiko bencana.

Dari sudut pandang pengelolaan wilayah dan lingkungan, peningkatan risiko bencana sangat erat kaitannya dengan perubahan tata guna lahan, degradasi daerah aliran sungai (DAS), serta melemahnya fungsi alami lereng dan kawasan resapan. Aktivitas pembukaan lahan tanpa kendali, penambangan, dan pembangunan yang tidak memperhitungkan daya dukung lingkungan akan meningkatkan limpasan permukaan, mempercepat erosi, dan menurunkan stabilitas lereng. Dalam kondisi demikian, hujan dengan intensitas tinggi tidak lagi diserap secara alami, melainkan langsung berubah menjadi energi perusak.

Risiko-risiko tersebut sejatinya bukan hal baru. Dalam praktik keinsinyuran, potensi bahaya telah lama diidentifikasi melalui kajian hidrologi, geoteknik, pemetaan daerah rawan bencana, hingga dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Peringatan dini dan rekomendasi teknis kerap tersedia dalam bentuk peta, laporan, dan hasil penelitian. Namun, ketika temuan-temuan ilmiah tersebut tidak menjadi dasar pengambilan keputusan pembangunan, maka bencana yang terjadi tidak lagi dapat disebut sebagai kejadian tak terduga, melainkan konsekuensi dari pengabaian sistematis terhadap pengetahuan yang sudah ada.

Besarnya kegagalan pengelolaan risiko ini tercermin dari skala dampak yang ditimbulkan. Berdasarkan pembaruan data kebencanaan per 14 Desember 2025, tercatat 1.016 jiwa meninggal dunia, 212 orang dinyatakan hilang, dan sekitar 7.600 jiwa mengalami luka-luka. Bencana ini berdampak pada 52 kabupaten/kota, dengan sekitar 158.000 rumah mengalami kerusakan.

RelatedPosts

Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

Kerusakan juga meluas pada infrastruktur dan fasilitas publik. Sedikitnya 1.200 fasilitas umum dilaporkan rusak, mencakup 434 rumah ibadah, 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, 290 gedung atau kantor pemerintahan, serta 145 jembatan. Dalam terminologi kebencanaan, angka-angka ini menunjukkan bahwa peristiwa yang terjadi telah melampaui kapasitas respon lokal dan seharusnya ditangani sebagai bencana besar dengan komando terpadu serta mobilisasi sumber daya lintas sektor dan lintas wilayah.

Pada fase tanggap darurat, kecepatan dan ketepatan respon menjadi faktor penentu keselamatan jiwa. Keterlambatan penetapan status darurat, lambannya mobilisasi alat berat, serta tidak jelasnya struktur komando berdampak langsung pada hilangnya waktu emas pencarian dan penyelamatan. Dalam kondisi material longsor yang telah mengeras dan menimbun permukiman, upaya manual tidak lagi efektif dan justru meningkatkan risiko bagi relawan. Situasi ini menunjukkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada kurangnya solidaritas masyarakat, melainkan pada kesiapan sistem penanggulangan bencana.

Dari perspektif rekayasa, mitigasi bencana tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik seperti sabo dam, tanggul, atau perkuatan lereng. Mitigasi yang efektif harus mencakup pendekatan non-struktural, mulai dari pengendalian pemanfaatan ruang, penegakan rekomendasi teknis lingkungan, hingga peningkatan kapasitas kelembagaan dan masyarakat. Tanpa integrasi antara kebijakan pembangunan dan prinsip kehati-hatian lingkungan, infrastruktur justru berpotensi menjadi bagian dari masalah, bukan solusi.

Bencana ini seharusnya menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan. Pembangunan yang mengabaikan daya dukung dan daya tampung wilayah pada akhirnya akan memindahkan biaya kerusakan kepada masyarakat paling rentan, dalam bentuk kehilangan rumah, mata pencaharian, bahkan nyawa. Dalam konteks ini, bencana bukan sekadar persoalan alam, tetapi cerminan dari pilihan-pilihan teknis dan kebijakan yang diambil selama bertahun-tahun.

Sebagai bagian dari masyarakat yang bergulat dengan perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan lingkungan, tanggung jawab moral dan profesional menuntut keberanian untuk menyampaikan bahwa keselamatan jiwa harus menjadi tujuan utama setiap kebijakan pembangunan.

Namun, di balik seluruh analisis teknis tersebut, ada ruang kesadaran yang tidak dapat sepenuhnya dijelaskan oleh angka, peta, maupun model perhitungan. Di titik inilah dimensi ruhiyah hadir—bukan untuk meniadakan ilmu, tetapi untuk memberinya makna. Bencana mengingatkan manusia bahwa alam bukan sekadar objek rekayasa, melainkan amanah yang memiliki batas daya dukung dan daya tampung.

Ilmu kebencanaan mengajarkan hubungan sebab-akibat: bagaimana keputusan manusia memperbesar atau memperkecil risiko. Sementara kesadaran ruhiyah mengajarkan kerendahan hati—bahwa sebesar apa pun kemampuan teknis manusia, selalu ada batas yang tidak boleh dilampaui. Ketika batas itu diabaikan, alam tidak sedang membalas, melainkan berhenti menanggung beban yang dipaksakan kepadanya. Ilmu kebencanaan tidak dimaksudkan untuk meniadakan takdir, tetapi untuk meminimalkan penderitaan manusia melalui perencanaan yang lebih bijak, adil, dan berkelanjutan.

Jika evaluasi serius tidak segera dilakukan, maka bencana serupa akan terus berulang—bukan karena alam semakin kejam, melainkan karena kita gagal belajar dan bertindak berdasarkan pengetahuan yang sudah kita miliki.

Tags: BencanaEdukasi BencanaKajian Risiko Bencana
Previous Post

Daftar Nama 13 Desa Hilang Ditelan Ganasnya Banjir Bandang di Aceh dan Sumatera Utara

Next Post

Kalimantan Tengah Salurkan Donasi Rp 2,9 Miliar untuk Bencana Banjir dan Longsor Aceh

Cut Husna Elmeira

Cut Husna Elmeira

"Menulis bagi saya adalah cara untuk pulang, bahkan ketika rumah itu sendiri sudah tidak ada."

Related Posts

Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

by Jimmy Maulana
04/05/2026
0

Banda Aceh — Sejumlah mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) di Aceh mendesak Pemerintah Aceh untuk segera melakukan kajian ulang serta...

Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

by Cut Husna Elmeira
04/05/2026
0

Banda Aceh — Sejumlah mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) di Aceh mendesak Pemerintah Aceh untuk segera melakukan kajian ulang dan...

Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

by Husni Anwar
04/05/2026
0

Banda Aceh – Pemerintah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, sebagai langkah strategis...

JKA untuk Rakyat, Bukan untuk yang Mampu: Mengapa Pergub Penyesuaian JKA Harus Didukung

by Jimmy Maulana
03/05/2026
0

Penyesuaian JKA bukan penghapusan hak berobat gratis, melainkan upaya memastikan anggaran kesehatan Aceh tepat sasaran bagi rakyat yang benar-benar membutuhkan.

Ikut Kembangkan Pendidikan Aceh, Mualem Ucapkan Terimakasih kepada Arab Saudi

Ikut Kembangkan Pendidikan Aceh, Mualem Ucapkan Terimakasih kepada Arab Saudi

by Husni Anwar
29/04/2026
0

Jakarta – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah Al Amoudi, atas program pembangunan...

Pemko Banda Aceh Evaluasi Menyeluruh Daycare Usai Kasus Kekerasan Anak

Pemko Banda Aceh Evaluasi Menyeluruh Daycare Usai Kasus Kekerasan Anak

by Husni Anwar
29/04/2026
0

Banda Aceh – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh penyelenggara daycare di wilayahnya pasca kasus dugaan...

Load More
Next Post
Kalimantan Tengah Salurkan Donasi Rp 2,9 Miliar untuk Bencana Banjir dan Longsor Aceh

Kalimantan Tengah Salurkan Donasi Rp 2,9 Miliar untuk Bencana Banjir dan Longsor Aceh

Google Curang, Bos Cloudflare Buka-bukaan Dampaknya

Google Curang, Bos Cloudflare Buka-bukaan Dampaknya

Foto: Hasil olahan gambar Gemini AI dengan bertema Miliarder Turun dari Helikopter. (Gemini AI)

Apa Itu Slop, Istilah AI yang Tiba-Tiba Terkenal Jadi Kata Tahun 2025

3 Siklon Kepung RI, Wilayah Ini Siaga Hujan Lebat-Angin Kencang

3 Siklon Kepung RI, Wilayah Ini Siaga Hujan Lebat-Angin Kencang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Recent News

Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

04/05/2026
Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

Mahasiswa dan OKP Aceh Dorong Perubahan Pergub JKA, Tolak Pencabutan

04/05/2026
Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

04/05/2026
  • Pembukaan-Rekrutmen-SDM-Berpengalaman-Special-Hire-dan-Tenaga-Kerja-PKWT-Bank-Indonesia-2024-2025

    Lowongan Rekrutmen Bank Indonesia 2024: Special Hire dan PKWT Terbaru

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Cara Mengatur Ukuran Logo di Word dengan Mudah

    179 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Cara Menghubungi Call Center BSI dengan Mudah

    171 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Daftar Smelter Nikel di Indonesia

    170 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Relawan Tiongkok dan Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

    173 shares
    Share 68 Tweet 42
  • About
  • advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Banda Aceh
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Besar
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
    • Aceh Tengah
    • Aceh Utara
    • Pidie
    • Sabang
    • Simeulue
    • Subulussalam
  • Nasional
  • Internasional
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Sosial Kemanusian
  • Ekonomi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.