Jakarta – India dan Uni Emirat Arab menandatangani kerja sama pertahanan baru ketika ketegangan di kawasan Teluk masih membayangi stabilitas keamanan regional.
Kesepakatan yang diteken dalam kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke UEA itu berfokus pada keamanan maritim, pertahanan siber, dan kolaborasi militer. Isu tersebut menjadi semakin penting di tengah meningkatnya risiko terhadap jalur perdagangan dan energi.
UEA memiliki posisi strategis di kawasan Teluk, sementara India bergantung pada stabilitas maritim untuk perdagangan dan pasokan energi. Kerja sama ini dinilai mencerminkan kepentingan kedua negara menjaga keamanan jalur laut.
Ketegangan yang melibatkan Iran juga menjadi latar penting. Negara-negara di kawasan berupaya memperkuat kemitraan keamanan tanpa mendorong eskalasi yang dapat memperluas konflik.
Bagi India, hubungan dengan UEA tidak hanya menyangkut pertahanan, tetapi juga investasi, energi, dan komunitas diaspora. Karena itu, stabilitas Teluk menjadi bagian penting dari kepentingan nasional New Delhi.
Pengamat menilai pakta pertahanan ini memperlihatkan bagaimana negara-negara Asia dan Teluk semakin aktif membangun arsitektur keamanan sendiri di tengah ketidakpastian global.





























